Tips berkendara di jalan tol perlu dipahami oleh setiap pengemudi agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan terkendali. Jalan tol memang dirancang sebagai jalur bebas hambatan yang memungkinkan kendaraan melaju dengan kecepatan stabil tanpa banyak persimpangan atau gangguan dari lalu lintas sekitar.
Berbeda dengan jalan pegunungan yang memiliki medan berat seperti tanjakan Sitinjau Lauik di Sumatera Barat, sebagian besar jalan tol memiliki kontur yang lebih landai sehingga terasa lebih mudah dilalui. Namun, kondisi jalan yang terlihat nyaman justru sering membuat pengemudi lengah dan kurang memperhatikan keselamatan.
Di jalan tol, kendaraan biasanya melaju lebih cepat dibandingkan jalan biasa, sehingga risiko kecelakaan bisa meningkat jika tidak disertai kewaspadaan yang baik. Oleh karena itu, penting bagi pengemudi untuk tetap fokus, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan aturan yang berlaku, agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Tips Berkendara di Jalan Tol, Apa Saja?
Dengan menerapkan tips berkendara di jalan tol secara konsisten, perjalanan jarak jauh bisa terasa lebih tenang dan minim resiko. Selain membantu menjaga keselamatan diri sendiri, kebiasaan berkendara yang baik juga akan membuat pengguna jalan tol lainnya merasa lebih aman. Beberapa tips yang harus diperhatikan antara lain:
1. Pantau Kondisi Mobil
Kondisi mobil harus benar benar di pantau agar tidak bermasalah saat di perjalanan. Yang paling utama adalah kondisi ban dan rem. Ban yang memiliki tekanan angin yang terlalu tinggi sangat membahayakan pengendara, karena suatu saat rentan meletus. Gesekan dengan aspal menyebabkan ban panas, sehingga perlu di cek tekanan angin pada ban.
Selain itu, ban yang sudah halus atau aus baikannya segera di ganti. Ban seperti ini sering menyebabkan fungsi rem tidak maksimal. Tergelincir pada saat musim hujan bisa juga disebabkan oleh ban yang gundul. Rem juga dipastikan berfungsi dengan baik. Rem yang tidak responsif dapat menyebabkan tabrakan beruntun di jalan tol.
Jika kondisi mobil Anda kurang meyakinkan sedangkan Anda terburu-buru pergi menggunakan mobil, maka Anda bisa menyewa di penyedia rental mobil. Apalagi saat ini ada beragam mobil yang bisa disewa dengan kondisi mobil yang prima.

2. Perhatikan Kondisi Tubuh
Tak kalah pentingnya dengan kondisi kendaraan. Kondisi tubuh pengendara atau sopir harus benar-benar fit. Sebaiknya ketika masuk ke lajur tol pastikan bahwa kondisi badan benar-benar fit. Tidak mengalami kelelahan atau sedang mengantuk. Anda bisa mengantisipasinya dengan beristirahat yang cukup terlebih dahulu sebelum memutuskan mengendarai mobil ke lajur tol.
Baca juga: Pengharum Interior Mobil
Jika selama perjalanan terserang kantuk dan kelelahan, segera berhentikan kendaraan di rest area yang terletak di setiap jalur tol. Anda bisa beristirahat dengan tidur dan mengkonsumsi minuman penambah tenaga seperti suplemen atau kopi. Banyak sekali kasus kecelakaan di jalan tol diakibatkan karena kelelahan atau mengantuk, padahal hal ini bisa ditanggulangi sebelumnya.
3. Gunakan Lajur Yang Sesuai
Lajur di jalan tol dibagi berdasarkan kondisi mobil. Jika mobil melaju dengan kecepatan rendah, maka sebaiknya menggunakan lajur kiri. Lajur kanan diperuntukkan bagi kendaraan yang sedang melaju dengan kencang atau yang sedang menyalip kendaraan lainnya. Dengan melaju di lajur masing-masing, kendaraan yang ada di jalan tol akan tertib dan lebih teratur.
Selain itu jangan sering berganti lajur, karena hal itu bisa membahayakan Anda dan pengendara lainnya. Adanya senggolan meskipun hanya sedikit yang tersenggol namun dalam kecepatan tinggi mampu menimbulkan kepanikan. Bersikaplah yang santun selama perjalanan di jalan tol.
4. Perhatikan Rambu
Di sepanjang jalur tol yang di lalui biasanya akan terpasang rambu-rambu jalan mengenai kondisi jalanan yang akan dilewati. Apakah jalannya tersebut licin karena adanya genangan air, atau kondisi lainnya seperti banyak tikungan, jalan menanjak atau menurun.
Sering juga ada rambu-rambu yang dipasang mendadak seperti ketika ada perbaikan jalan atau kecelakaan. Jadi, tetap perhatikan rambu yang ada, karena ini merupakan salah satu tips berkendara di jalan tol yang penting tetapi kerap kali diabaikan oleh para pengendara.
5. Jauhkan dari Gadget dan Jaga agar Kondusif
Jangan sekali-kali bermain gadged sewaktu berkendara, apalagi berkendara di jalan tol. Sangat berbahaya bagi diri Anda dan orang lain. Memainkan gadget atau apapun saat berkendara bisa memecah konsentrasi, sehingga pengendara tidak akan waspada. Jika hal ini terjadi, maka pengendara tidak akan mampu merespon apapun dengan cepat termasuk menginjak rem.
Selain itu, posisi tempat duduk pada bagian kemudi sebaiknya tetap bersih dari berbagai barang atau gangguan dari penumpang lainnya. Pastikan Anda mengorganisir barang bawaan pada mobil dengan baik sehingga posisi kemudi benar-benar bersih dari barang bawaan.

6. Waspada dengan kendaraan Lain
Kendaraan lain yang melaju di jalur tol juga harus di waspadai. Jika kita sudah bisa menguasai dan mengemudikan mobil dengan baik, belum tentu dengan orang lain. Karena itu waspada dengan keberadaan kendaraan lain saat berada di jalur tol sangat diperlukan. Adakalanya kecelakaan disebabkan bukan karena kelalaian Anda, namun karena kelalaian orang lain dan Anda terlambat untuk menghindar.
Yang perlu diwaspadai adalah jika ada pengereman mendadak kendaraan lain di depan Anda. Atau adanya kendaraan lain yang secara tiba-tiba masuk ke lajur yang sama dengan kendaraan Anda dan mengambil posisi di depan kendaraan Anda, Anda bisa kaget dan panik. Selain itu, Anda harus sering-sering mengawasi kendaraan lain melalui spion.
Itulah beberapa tips berkendara di jalan tol yang perlu diperhatikan. Semoga artikel ini mampu memberikan edukasi bagi semuanya. Jangan lupa membaca artikel kami lainnya tentang restorasi mobil untuk tampilan baru. Terima kasih sudah membaca hingga akhir dan support dunia otomotif Indonesia.