Saat bepergian bersama keluarga atau rekan kerja menggunakan mobil tentu menyenangkan. Namun apa jadinya jika moment tersebut terganggu dengan mesin mobil yang tiba-tiba mati. Biasanya hal ini disebabkan oleh aki mobil yang soak atau habis dayanya. Jika anda lupa membawa charger aki anda, anda bisa mendorong mobil atau melakukan jumper aki mobil untuk solusinya.
Mendorong mobil tentu suatu hal yang menyebalkan. Apalagi kepergian anda adalah untuk acara yang resmi seperti hajatan, rapat atau pertemuan lainnya. Apa jadinya jika anda yang sudah necis, memakai seragam batik, dan wangi harus bercucuran keringat karena mendorong mobil ?
Karena itu untuk kenyamanan dalam berkendara, selain memastikan kendaraan anda dalam kondisi bagus, anda dituntut untuk mengetahui masalah per-mobilan. Dengan demikian jika ada kendala pada mobil saat perjalanan, setidaknya anda bisa menanganinya sendiri. Termasuk salah satunya adalah jumper aki mobil karena ada kendala aki yang sudah usang.

Pentingya Perlengkapan Pada Mobil Saat Perjalanan
Ketika melakukan perjalanan jauh seperti perjalanan wisata, maka tentunya harus memeprsiapkan perlengkapan pada mobil. Baik itu perlengkapan perbengkelan maupun perlengkapan lainnya. Untuk perlengkapan perbengkelan, hal yang harus dibawa tentu saja kabel jumper, atau charger khusus untuk melakukan jumper aki mobil.
Perlengkapan perbengkelan lain yang harus di persiapkan adalah roda cadangan, dongkrak, pengungkit dan berbagai kunci untuk melepas roda mobil. Senter juga penting untuk di persiapkan karena jika tidak da senter dan mobil anda mogok di mala hari, anda akan kesusahan karena kondisi gelap. Selain itu segitiga pengaman untuk memberi peringatan pengendara lain juga penting disiapkan. Alat ini penting ketika anda berkendara di jalan tol.
Perlengkapan lain yang harus disiapkan adalah perlengkapan medis. Anda harus menyediakan setidaknya kotak P3K di dalam mobil. Semua orang tentu berharap agar perjalanan yang di laluinya aman dari segala musibah, namun persiapan jika terjadi hal yang tidak diinginkan tentu harus di lakukan. Selain itu dengan menyediakan perlengkapan P3K anda bisa menolong orang jika terjadi kecelakaan.
Cara Melakukan Jumper Aki Mobil
Seperti yang sudah diulas sebelumnya bahwa untuk mengatasi mobil mogok karena aki sudah usang atau soak bisa dilakukan dengan jumper aki mobil. Berikut langkah-langkah persiapan sampai proses jumper aki mobil. Namun sebelumnya anda harus meminta pengendara lain yang memiliki aki mobil yang bagus untuk membantu melakukan jumper aki mobil.
Jika mobil anda dengan transmisi otomatis, posisikan tuas transmisi di “P” dan transmisi manual, posisikan transmisi pada posisi netral. Janganlah lupa aktifkan rem tangan atau rem parkir pada kedua mobil. Kemudian, pada saat akan jumper pastikan anda mematikan seluruh perangkat kelistrikan di kedua mobil. Mesin mobil pun juga harus dalam keadaan mati dengan kunci dicabut.
Bukalah kap mobil keduanya dan lihat dimana posisi aki berada. Perhatikanlah dengan teliti posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki tersebut. Setelah menemukan posisi kutub aki,
Anda bisa mulai melakukan jumper aki mobil dengan langkah sebagai berikut:
- Pertama, pertemukan kedua klem kabel merah atau positif pada kutub positif (+) dari aki mobil yang mogok dengan aki mobil yang berfungsi, pastikan kedua kabel terpasang dengan baik sehingga tidak mudah lepas.
- Selanjutnya, jepit ujung klem kabel hitam atau negatif pada kutub negatif (-) dari aki mobil yang berfungsi. Sedangkan ujung klem kabel hitam lainnya dijepitkan ke bagian bodi, sasis atau bagian metal lainnya dari mobil yang mogok.
- Ingat, penting bagi anda untuk tidak menghubungkan ujung klem kabel hitam atau negatif ke baterai mati karena berbahaya, dapat menyebabkan aki yang soak mengeluarkan gas yang mudah terbakar.
- Tunggulah beberapa menit atau lebih, bergantung pada berapa lama aki anda soak. Jika setelah melakukan jumper aki mobil, mobil anda masih belum menyala cobalah diamkan dulu selama beberapa saat agar daya yang terisi cukup banyak.
- Setelah mesin mobil sudah dapat menyala, anda dapat melepas kabel jumper. Urutan melepas kabel jumper dimulai dengan ujung klem kabel minus (-) pada aki yang soak, kemudian yang satunya. Setelah itu, baru kabel yang berujung plus (+) sama dengan cara kabel yang hitam.

Hal yang Diperhatikan Saat Jumper Aki mobil
Ada beberapa hal yang harus dipeerhatikan ketika sedang melakukan jumper aki mobil. Inilah ulasannya :
- Saat bekerja dekat dengan aki, jangan sampai alat kerja yang terbuat dari metal terhubung ke terminal positif dan negatif.
- Jauhkan semua api, termasuk rokok dan percikan api dari cell battery yang terbuka.
- Jangan men-jumper dengan aki yang beku atau aki dengan cairan yang sangat rendah.
- Jauhkan kabel jumper dari komponen-komponen bergerak seperti v-belt, motor fan dll.
- Pastikan battery/aki yang akan digunakan sebagai battery booster tipe aki mobil yang bertegangan 12V.
- Jika battery booster-nya menggunakan kendaraan lain, pastikan kedua kendaraan tersebut tidak saling bersentuhan.
Itulah ulasan cara jumper aki mobil yang dapat Anda baca dan terapkan. Salah satu inovasi jumper aki kekinian, yaitu berbentuk powerbank. Alat ini memiliki ukuran yang kecil dan tipis, sehingga mudah dibawa kemana-mana. Catatan penting bagi Anda agar mengikuti tata cara jumper aki dengan baik. Semoga ilmunya bermanfaat bagi Anda semua. Selamat mencoba. Salam dari kami. Terima kasih.